CIREBON – Suasana tenang di pagi hari di Desa Kaliwulu mendadak mencekam setelah api berkobar hebat dari sebuah pabrik briket, Rabu pagi (29/4/2026). Insiden kebakaran yang melanda fasilitas produksi milik CV Agung Nusantara di Jalan Nyi Gede Cangkring, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon ini diduga kuat dipicu oleh suhu mesin oven yang melonjak drastis tanpa pengawasan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB ini sempat menimbulkan kepanikan luar biasa bagi warga sekitar dan karyawan yang baru memulai aktivitas. Meskipun kobaran api menghanguskan ruang produksi, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai angka yang signifikan akibat kerusakan mesin dan bahan baku.
Kronologi: Api Muncul Saat Ruang Produksi Kosong
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, petaka bermula ketika aktivitas pengovenan briket tengah berjalan. Pada awalnya, parameter suhu pada mesin oven terpantau stabil di angka normal, yakni 80°C. Namun, situasi terkendali tersebut berubah menjadi bencana ketika para karyawan meninggalkan area produksi sejenak untuk menunaikan ibadah salat Subuh.
Baca Juga:Soroti Jalan Rusak dan Sampah, Mahasiswa Cirebon Geruduk Kantor Bupati Tuntut Transparansi AnggaranSusi Pudjiastuti Jadi Komut Bank BJB: Targetkan "Take Over" 50 Persen Pasar Pinjol di Jawa Barat
Tanpa pengawasan manual, suhu di dalam mesin diduga mengalami peningkatan ekstrem hingga terjadi overheat. Panas yang berlebih tersebut memicu munculnya percikan api yang dengan cepat merambat ke material briket yang mudah terbakar di dalam ruangan.
“Karyawan yang kembali setelah salat mendapati api sudah berkobar di ruang pengovenan. Mereka sempat mencoba melakukan pemadaman mandiri menggunakan peralatan seadanya, namun api justru semakin liar dan merembet ke bagian mesin blower pemanas,” ungkap salah satu saksi mata di lokasi.
Jibaku Petugas di Medan Sulit
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cirebon yang menerima laporan pada pukul 06.04 WIB langsung bergerak cepat. Mengingat material briket yang sulit dipadamkan jika sudah membara, tiga regu pemadam dari Sektor Weru, Sumber, dan Gunung Jati diterjunkan sekaligus untuk mengepung titik api.
Kepala Bidang Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, menegaskan bahwa tantangan utama petugas adalah mencegah api merambat ke gudang penyimpanan utama.
