Susi Pudjiastuti Jadi Komut Bank BJB: Targetkan "Take Over" 50 Persen Pasar Pinjol di Jawa Barat

Susi Pudjiastuti Komut Bank BJB
Susi Pudjiastuti, resmi didapuk sebagai Komisaris Utama (Komut) Independen Bank BJB.
0 Komentar

BANDUNG – Sosok ikonik yang dikenal dengan ketegasannya, Susi Pudjiastuti, resmi didapuk sebagai Komisaris Utama (Komut) Independen Bank BJB. Tak butuh waktu lama bagi mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini untuk menunjukkan tajinya. Meski masih harus melewati proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Susi langsung memasang target ambisius: menumbangkan dominasi pinjaman online (pinjol) di Jawa Barat.

​Dalam pernyataannya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank BJB di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (28/4/2026), Susi menyoroti ironi Jawa Barat sebagai provinsi dengan tingkat penggunaan pinjol tertinggi di Indonesia. Ia memandang fenomena ini bukan sekadar angka statistik, melainkan peluang bagi Bank BJB untuk hadir sebagai solusi keuangan yang lebih manusiawi dan adil.

​”Jawa Barat memiliki penduduk yang sangat besar dengan garis pantai utara dan selatan yang sangat panjang. UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Lihat saja Pangandaran, PDB penduduknya sangat bagus. Jika kultur ekonomi seperti ini bisa ditularkan ke seluruh wilayah Jabar, potensinya akan luar biasa,” ujar Susi dengan optimisme tinggi.

Baca Juga:SPPG Disuspend Tak Dapat Insentif, BGN: Pelanggaran Tak Bisa DitoleransiEnam Desa di Kabupaten Cirebon Ditetapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan

​Misi Mengalihkan Nasabah Pinjol ke Perbankan

​Fokus utama Susi adalah memperkuat sektor riil, mulai dari petani, nelayan, petambak, hingga guru. Ia secara spesifik menargetkan Bank BJB untuk mengambil alih pangsa pasar pinjol yang selama ini menjerat masyarakat dengan bunga tinggi. Susi bahkan tidak ragu mematok target besar di awal masa jabatannya.

​”Salah satu yang saya pelajari, pinjol di Jawa Barat ini sangat besar. Mimpi saya, kalau bisa, pasar itu diambil alih (take over) oleh Bank BJB. Seharusnya bisa. Untuk tahap awal, saya yakin kita bisa mengambil 50 persen pengguna pinjol untuk menjadi nasabah kita. Tujuannya jelas, kita membantu masyarakat dengan menurunkan bunga agar tidak setinggi pinjol,” tegasnya.

​Ambisi ini sempat ia komunikasikan langsung di hadapan jajaran direksi. Susi melontarkan pertanyaan retoris kepada Direktur Utama Bank BJB, Ayi Subarna, mengenai kemungkinan eksekusi rencana tersebut. “Bisa ya, Pak Dirut?” tanya Susi yang langsung dijawab dengan nada optimis oleh Ayi, “Bisa.”

0 Komentar