Harga Emas Mendadak Rontok Hampir 2%! Koreksi Biasa atau Sinyal Bahaya Baru? 

Harga Emas Mendadak Rontok Hampir 2%!
Harga Emas Mendadak Rontok Hampir 2%!
0 Komentar

“Anda masih memiliki permintaan aset safe-haven yang kuat, dengan ketegangan Iran-AS dan ketidakpastian tarif yang membatasi penjualan emas, menjaga fundamental tetap mendukung. Tetapi ketika harga mendekati rekor tertinggi, mereka akan menghadapi resistensi yang kuat, dan mendorong ke level tertinggi baru kemungkinan akan membutuhkan katalis geopolitik baru,” kata Wyckoff.

Emas memang dikenal sebagai aset lindung nilai saat ketidakpastian ekonomi dan politik meningkat. Namun, ketika harga emas sudah berada di dekat puncak, aksi ambil untung kerap tak terhindarkan. Faktor suku bunga dan proyeksi ekonomi AS juga turut menjadi perhatian pasar, terutama setelah Presiden The Federal Reserve Atlanta, Raphael Bostic, menyebut potensi meningkatnya pengangguran struktural akibat adopsi kecerdasan buatan di dunia usaha.

Tak hanya emas, harga perak pun ikut melemah setelah sebelumnya menguat empat hari berturut-turut. Pada Selasa, harga perak dunia turun 1 persen ke level US$87,33 per troy ons. Hingga Rabu pagi, harga perak kembali terkoreksi 0,52 persen ke posisi US$86,88.

Baca Juga:Kerugian Negara Rp2,1 Triliun, Harga Laptop Kemendikbudristek Disorot di Persidangan58% Dana Desa 2026 Dialokasikan untuk Kopdes Merah Putih dan Mobil Operasional

Melihat dinamika ini, pergerakan harga emas dalam beberapa hari ke depan diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen dolar AS, kebijakan tarif, serta perkembangan geopolitik global. Investor kini menanti, apakah harga emas akan kembali bangkit atau justru melanjutkan fase koreksi yang lebih dalam. (red)

0 Komentar