Sisa pokok hutang nasabah HS yakni sebesar Rp 36 juta. Artinya ketika nasabah berharap pelunasan Rp 40 juta, BFI tetap masih tetap untung. Karena masih ada selisih Rp 4 juta yang bisa digunakan untuk bunga, denda, atau pinalti. Dan mengapa harus memakai Bahasa Inggris yang pastinya membingungkan orang awam.
Selain merasa dibohongi, HS juga merasa waktunya terbuang banyak tanpa ada hasil. “Kalau memang tidak bisa harusnya bilang dari awal, jangan cuma kasih janji yang manis-manis. Lah ini rincian dan angka dari CS saja berbeda, pelunasan bilangnya Rp 43 juta, saya sudah oke, ternyata kudu bayar Rp 44,3 juta. Jawaban yang diberikan BFI Cirebon tidak pernah sinkron dengan BFI Pusat soal urusan saya ini. Dari pada dipingpong seperti ini, dan waktu saya terbuang banyak, akhirnya saya terpaksa melunasi sesuai angka yang diminta BFI Cirebon. Semoga berkah ya uang dari saya,” ulas HS.
Merasa belum mendapatkan jawaban, JP pun datang ke kantor BFI bersama penerima kuasa dari HS yakni YG, pada Rabu (19/1/2022) siang. Mengapa memakai kuasa, karena HS sudah benar-benar kecewa. Dan benar saja, Dika tak ada itikad untuk menemui dan dimintai klarifikasi. Bahkan telepon dari wartawan JP pun tak di angkat, pesan WA juga tak dibalas. Lagi-lagi, Rafi lah yang kembali dijadikan ‘samsak’ sang atasan untuk menemui nasabah dan redaksi JP yang hendak konfirmasi.
Baca Juga:PT. Longrich ‘Makan Korban’, Teknisi Asal Pabedilan Wetan Tewas Tertimpa MesinLacika Buka Pelatihan Kemandirian WBP dengan Menggandeng PT Argo Pesona Indonesia
Adi, wartawan JP sudah tiga kali datang ke kantor BFI di Kedawung Cirebon untuk konfirmasi terkait keluhan nasabah tersebut. Namun Dika selaku perwakilan manajemen tak juga menemui dan selalu mewakilkannya kepada karyawan yang tidak berkompeten pada bidangnya.
“Tidak ada solusi apapun. Karena yang menemui kita adalah Rafi, alias bukan orang yang punya kebijakan tentang pelunasan. Sebetulnya keinginan nasabah simpel, cuma ingin didengar dan meminta penjelasan kenapa muncul angka Rp 43 juta dan berubah lagi jadi Rp 44,3 juta. Karena klien saya sudah capek mengurus ini selama kurang lebih sebulan, akhirnya menguasakan soal pelunasan ini kepada saya,” ujar YG sambil menunjukkan surat kuasa yang sudah ditandatangani HS untuk pengambilan BPKB mobil.
