KAB. CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon secara resmi mulai memperluas penerapan arsitektur khas daerah pada bangunan-bangunan pemerintahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mewajibkan pembangunan gapura bermodel Candi Bentar di setiap kantor kedinasan hingga instansi vertikal sebagai upaya nyata memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi.
Hingga saat ini, nuansa etnik khas Cirebon tersebut telah mulai terlihat di beberapa kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Tak hanya di lingkup internal pemerintah daerah, sejumlah instansi vertikal juga turut mengadopsi desain serupa, di antaranya Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, ATR/BPN, Pengadilan Agama, hingga kemegahan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon, H. Imron, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur fisik di wilayahnya tidak boleh sekadar mengejar fungsi fungsional, tetapi harus tetap mengakar pada nilai-nilai luhur daerah. Ia ingin setiap sudut kota memberikan kesan yang kuat mengenai karakter kebudayaan Cirebon kepada siapapun yang berkunjung.
Baca Juga:Revolusi Wajah Jawa Barat: Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Kendaraan dan Perketat Estetika BangunanPolres Cirebon Kota Bongkar Sindikat Ganjal ATM Lintas Pulau, Dua Pelaku Diringkus
“Saya sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar setiap pembangunan maupun renovasi kantor pemerintahan wajib memiliki sentuhan nuansa dan identitas khas Cirebon. Penerapan desain gapura Candi Bentar ini bukan sekadar untuk mempercantik pemandangan, melainkan simbol marwah dan karakter daerah yang harus kita lestarikan bersama,” ujar Imron saat memberikan keterangan resmi, Minggu (10/5/2026).
Penataan Kawasan Perkantoran Bupati
Selain menyasar kantor SKPD, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga tengah menggodok rencana besar untuk melakukan penataan ulang di kawasan depan kompleks perkantoran Bupati Cirebon. Kawasan strategis tersebut nantinya akan disulap menjadi wajah baru yang lebih kental dengan arsitektur tradisional, sehingga mampu mencerminkan kewibawaan budaya daerah.
“Ke depan, wajah depan kantor Bupati akan ditata ulang sepenuhnya dengan konsep yang lebih menonjolkan nuansa budaya Cirebon. Kami ingin perkantoran pemerintah menjadi etalase budaya bagi masyarakat,” tambahnya.
Penerapan Bertahap Sesuai Anggaran
Meski rencana ini telah menjadi prioritas dalam memperkuat identitas daerah, Imron menjelaskan bahwa realisasi penggantian gapura dan penataan arsitektur ini tidak bisa dilakukan secara serentak. Faktor kemampuan fiskal daerah menjadi pertimbangan utama dalam eksekusi di lapangan.
