“Semua proses transformasi arsitektur ini akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia di setiap tahun anggaran. Kami harus tetap proporsional dalam mengelola keuangan daerah,” jelasnya secara rinci.
Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap, dengan masifnya penerapan konsep arsitektur lokal ini, masyarakat dapat merasa lebih memiliki dan bangga terhadap budaya sendiri. Langkah ini juga diharapkan mampu menjadi penyeimbang di tengah pesatnya perkembangan bangunan modern agar jati diri Cirebon tidak tergerus zaman. (rif/dbs)
