“Lokasi tersebut memang pernah berkoordinasi ingin merevisi IUP OP nya, tentunya harus ada perubahan-perubahan kembali pada dokumen yang dibutuhkan dinas,” terangnya.
Hingga berita ini ditayangkan belum adanya perubahan jenis komoditas dan jenis bahan galian pada IUP OP atasnama Khaerudin, namun lagi-lagi material diluar komoditas yang diizinkan untuk lokasi tersebut diduga masih dijual dengan bebas. (crd)
