INI adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka yang dikehendakinya. Walau sejatinya semua orang Islam akan mendapat tanda ini, hanya saja mereka menyadari atau tidak (tanda datangnya ajal), itu tergantung dari hidayah yang Allah berikan.
Tanda ini akan terjadi lazimnya selepas waktu ashar. Kala itu seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan menggigil. Contohnya seperti daging lembu yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar.
Tanda ini rasanya nikmat dan bagi mereka yang sadar dan berdetik dihati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehaidiran tanda tersebut. Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan dunia tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa adanya manfaat.
Baca Juga:Diantara Korban Tewas Insiden Maut Cipali 178, Tiga Hangus Terpanggang dalam MobilSore Ini, Ustadz Ujang Bustomi Gelar Ritual di Tol Cipali
Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini, maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan ‘sisa waktu’ sambil mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.
Tanda 40 hari
Tanda ini juga muncul sesudah waktu ashar, dimana bagian pusat kita akan berdenyut-denyut. Saat itulah daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya diatas arash Allah SWT. Maka selanjutnya, malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai mengikuti kemanapun kita pergi sepanjang waktu.
Akan terjadi dimana malaikat maut ini memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika… Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.
Tanda 7 hari
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesakitan dimana orang sakit yang tidak makan, secara tiba-tiba ia berselera untuk makan.
