“Gyeongsangbuk-do telah berperan penting dalam perkembangan industri Korea Selatan, terutama melalui industri baja di Pohang serta industri elektronik dan semikonduktor,” ungkapnya.
Menurut Hwang, keberadaan perusahaan-perusahaan Korea Selatan di Jawa Barat menjadi salah satu modal penting untuk memperkuat hubungan ekonomi kedua wilayah.
“Sepengetahuan saya, perusahaan-perusahaan Korea seperti Hyundai Motor, Samsung Electronics, dan Hankook Tire telah beroperasi di Jawa Barat. Karena itu, wilayah ini menjadi salah satu pusat penting bagi kerja sama ekonomi kedua negara,” katanya.
Baca Juga:Pemkab Cirebon Layangkan Teguran Kedua untuk 85 Lapak Pedagang di Jalur Kanci–SindanglautDPRD Kota Cirebon Tegaskan Sanksi Tutup Permanen Bagi SPPG Bermasalah
Selain sektor ekonomi, Hwang juga membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan kebudayaan dan pariwisata. Ia berharap kedua wilayah dapat saling bertukar pengalaman dalam mengembangkan potensi budaya tradisional agar memiliki nilai tambah dan daya tarik bagi wisatawan.
“Kami berharap kedua daerah dapat saling berbagi pengalaman dalam mengembangkan budaya tradisional menjadi daya tarik pariwisata dan industri budaya,” tuturnya.
Penguatan hubungan kerja sama Jawa Barat dan Gyeongsangbuk-do mencakup sejumlah sektor, yakni pengembangan sumber daya manusia, ekonomi dan perdagangan, pariwisata, serta olahraga.
Melalui perluasan kolaborasi tersebut, Pemprov Jabar berharap hubungan antardaerah tidak hanya memperkuat persahabatan, tetapi juga membuka peluang investasi, pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua wilayah. (rls/hms)
