Ia juga menambahkan pentingnya kesadaran kolektif dari seluruh penanggung jawab dapur umum dalam menjamin mutu masakan sebelum dikirimkan ke sekolah-sekolah.
“Kita tandatangani pakta integritas ini agar kejadian keracunan kemarin tidak terulang kembali. Kalau terjadi lagi, SPPG harus menerima konsekuensinya. Kita sudah mengundang seluruh kepala SPPG di Kota Cirebon untuk menandatangani surat kesepakatan ini,” lanjutnya.
Guna menjamin kepatuhan di lapangan, DPRD Kota Cirebon bakal meningkatkan koordinasi secara berkala dengan Badan Gizi Nasional (BGN), khususnya melalui Koordinator Wilayah SPPG Kota Cirebon. Evaluasi operasional akan dilakukan secara rinci untuk memastikan poin-poin pakta integritas benar-benar diterapkan tanpa pengecualian.
Baca Juga:Hadirkan Dokumen Fisik Asli, Jokowi Jadi Saksi Kunci Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu di PN Jakarta TimurDituduh Terlibat Pungli di Medsos, Karang Taruna Kota Cirebon Resmi Polisikan Akun Threads @galihmandalaa
“Jangan sampai kejadian seperti kemarin terulang kembali. Poin-poin yang sudah kita tandatangani bersama ini jelas dan wajib ditaati. Ini menjadi tanggung jawab bersama demi memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak benar-benar aman dan layak dikonsumsi,” tutup Andrie. (adv)
