Di Tepi Jurang: Timnas Indonesia Wajib Pesta Gol, Paes Jadi Tembok Terakhir

Timnas Indonesia
Timnas Indonesia. foto:ist
0 Komentar

Mereka akan bertahan dalam blok rendah, menghalau bola ke luar, dan sesekali melancarkan serangan balik. Jika Indonesia kehilangan kesabaran, celah akan terbuka — dan Paes harus kembali bekerja.

Di sisi lain, laga Malaysia vs Singapura di Stadion Jalak Harupat, Bandung, akan menjadi bayangan yang menghantui.

Indonesia tidak bisa mengontrol apa yang terjadi di sana. Satu-satunya hal yang bisa mereka kendalikan adalah performa sendiri. Herdman menyebut waktu recovery dua hari sebagai tantangan tersendiri. Tapi di hadapan delapan puluh ribu suporter yang memadati SUGBK, kelelahan fisik sering kali sirna oleh adrenalin.

Baca Juga:Honda Scoopy dan Vario Tertabrak Kereta di Perlintasan Alun-Alun Brebes, Pengendara SelamatViral Aksi Konvoi Bawa Senjata Tajam di Losari Brebes, Polisi Selidiki Gerombolan Remaja

“Pesta Gol” — itulah label yang diberikan media untuk laga ini. Tapi pesta tidak datang dengan sendirinya. Ia harus dirajut dari umpan-umpan akurat, pergerakan tanpa bola yang cerdas, penyelesaian akhir yang dingin, dan pertahanan yang tidak lengah sedetik pun. Bangladesh mungkin sudah tersingkir, tapi mereka tidak akan menyerahkan tiga poin begitu saja. Mereka ingin pulang dengan kepala tegak.

Tiket ke final sudah di depan mata. Pertanyaannya sederhana: apakah Indonesia cukup lapar untuk merebutnya?

Prakiraan susunan pemain:Timnas Indonesia (4-3-3): Maarten Paes; Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, Dean James; Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk; Luke Vickery, Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen.Pelatih: John Herdman. (red)

0 Komentar