Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku Tawuran Berdarah di Losari Cirebon

Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku Tawuran Berdarah di Losari Cirebon
Ketiga pelaku penganiayaan di jalan raya desa Astanalanggar, Losari, berhasil diringkus Polsek Losari pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
0 Komentar

KABUPATEN CIREBON — Jajaran kepolisian mengamankan tiga pemuda berinisial T, A, dan J yang diduga terlibat aksi tawuran disertai penganiayaan menggunakan senjata tajam di Jalan Gatot Subroto, Desa Astanalanggar, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Ketiganya ditangkap pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolsek Losari AKP Sugiono menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi adanya pasien korban tawuran yang dirawat di RSUD Waled, Jumat (2/10/2026). Korban diketahui bernama Ridho Andika Firdaus (21), warga Desa Panggangsari, yang dibawa ke rumah sakit oleh rekan-rekannya dengan kondisi mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam di bagian punggung kanan, paha kanan dan kiri, serta pinggang.

“Unit Reskrim bersama Unit Intelkam Polsek Losari melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polsek Waled untuk mengecek data pasien. Dari situ dipastikan bahwa pasien tersebut adalah korban tawuran,” ujar AKP Sugiono.

Baca Juga:Kasus ISPA Melonjak 30 Persen di Kabupaten Cirebon, Ketersediaan Bed Rumah Sakit MenipisIMB dan Amdal Belum Beres, Dedi Mulyadi Resmi Hentikan Pembangunan Data Center AI Jatiluhur

Berbekal keterangan korban dan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian, polisi berhasil mengidentifikasi para terduga pelaku. Tim gabungan dari Unit Reskrim, Unit Intelkam Polsek Losari, dan Tim Buser Polresta Cirebon kemudian bergerak cepat meringkus T, A, and J.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mengembangkan penyidikan guna mendalami peran masing-masing pelaku serta memburu kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut.

“Penyelidikan terus kami kembangkan untuk mengetahui peran masing-masing dan memastikan apakah masih ada pihak lain yang terlibat,” pungkas Sugiono. (red/dbs)

0 Komentar