CIREBON — Sebuah insiden menegangkan terjadi di jalur mudik dan niaga kawasan timur Cirebon. Sebuah kendaraan truk kontainer berukuran besar yang mengangkut muatan komersial berupa puluhan unit sepeda listrik tiba-tiba terbakar di tengah perjalanan, memicu kepanikan massal di kalangan warga sekitar. Peristiwa darurat yang mengancam keselamatan publik ini berlangsung di ruas Jalan Tuk Sari, Desa Panggangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, pada Kamis siang.
Berdasarkan data dan laporan resmi yang dihimpun di lapangan, kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi dari dalam boks kontainer sempat membuat para pengguna jalan serta warga setempat berhamburan keluar rumah. Kobaran api dilaporkan membakar bagian dalam kontainer yang memuat total 60 unit sepeda listrik. Sifat muatan yang padat dan melibatkan komponen kelistrikan membuat api dengan cepat menjalar dari satu unit ke unit lainnya, menciptakan situasi kritis sebelum barisan tim penyelamat tiba di titik lokasi kejadian.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, memberikan keterangan rinci mengenai kronologi penanganan insiden tersebut. Pihak markas komando sektor menerima panggilan darurat dari warga yang melaporkan adanya kebakaran kendaraan tepat pada pukul 14.45 WIB.
Baca Juga:Ketatnya Ruang Fiskal, DPRD Dorong Anggaran Perubahan APBD 2026 Sasar Kebutuhan PublikGara-gara Digunjing? Misteri Motif Penusukan Dua Perempuan di Cirebon Terkuak, Pelaku Terancam Bui
“Setelah menerima laporan, anggota Regu 2 Sektor Losari langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 14.53 WIB,” ujar Eno Sujana saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2026).
Kendati respons aparat pemadam terbilang sangat kilat—hanya membutuhkan waktu sekitar delapan menit untuk menjangkau lokasi—api ternyata sudah berhasil dijinakkan sebelum armada pemadam menyemprotkan air. Keberanian sang pengemudi truk yang dibantu secara bahu-membahu oleh warga sekitar menggunakan alat pemadaman seadanya menjadi kunci utama terlokalisasinya amukan api agar tidak merembet lebih luas.
Setibanya di lokasi, satuan tugas Pemadam Kebakaran langsung mengambil alih komando dengan melaksanakan proses pendinginan intensif (cooling down). Langkah taktis ini wajib dilakukan guna mengantisipasi munculnya bara api tersembunyi yang berpotensi memicu reaktivasi atau kebakaran susulan, mengingat isi kontainer didominasi oleh baterai lithium dan komponen elektrik sensitif dari 60 unit sepeda listrik tersebut.
