CIREBON — Kedamaian malam di kawasan padat penduduk Pecilon Dukuh Blok Sitameng, Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, mendadak berubah menjadi arena ketakutan yang mencekam. Sebuah obrolan santai yang semestinya menjadi sarana mempererat kehangatan keluarga di teras rumah, justru berubah menjadi tragedi berdarah ketika seorang pria secara membabi buta menyerang dua perempuan tanpa belas kasihan. Peristiwa nahas yang meresahkan warga sekitar ini terjadi pada Rabu malam (23/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Berdasarkan data dan keterangan yang dihimpun di lapangan, insiden bermula ketika salah satu korban berinisial R (52) tengah duduk berbincang akrab bersama kerabatnya, A (65), serta ditemani oleh suami A yang bernama S di teras kediaman mereka. Di tengah suasana malam yang tenang, pelaku berinisial SM alias D tiba-tiba muncul secara misterius dan langsung melancarkan serangan fisik yang agresif. Tanpa banyak bicara, pelaku diduga langsung mengarahkan tusukan senjata tajam ke arah korban R. Sontak, suasana yang semula penuh kehangatan seketika berubah menjadi jeritan histeris tatkala darah mulai bercucuran.
Melihat korban R tersungkur akibat tusukan di bagian pinggul kiri, pelaku SM tidak lantas berhenti. Dengan beringas, ia kembali mengalihkan serangannya dan menusuk korban A tepat di bagian perut sebelah kanan. Kepanikan luar biasa pun melanda lokasi kejadian, memaksa para saksi di tempat kejadian untuk segera bertindak cepat guna menghindari jatuhnya korban jiwa lebih lanjut.
Baca Juga:Berangkat Cari Ikan, Nelayan Asal Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Pesisir KapetakanLonjakan Tagihan Air Bikin Warga Resah, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Cirebon Buka Suara
Ketegangan mencapai puncaknya ketika N, anak dari korban A, mendengar keributan dan jeritan dari luar rumah. Tanpa rasa takut demi melindungi keselamatan ibunya, N langsung berlari keluar menerobos kepanikan. Dengan sigap, ia berupaya menghentikan aksi brutal pelaku serta membimbing kedua korban yang sudah bersimbah darah untuk masuk ke dalam rumah demi keamanan. Aksi heroik keluarga korban ini berhasil meredam eskalasi serangan langsung dari pelaku di area terbuka.
Menyadari aksinya memicu perhatian publik dan respons perlawanan, pelaku SM langsung bergegas melarikan diri meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Namun, jejak pelariannya tidak berjalan mulus. Warga sekitar yang mendengar jeritan minta tolong dan menyadari adanya aksi kriminalitas langsung bergerak serentak melakukan pengejaran bersama jajaran kepolisian dari Polsek Kedawung. Aksi kejar-kejaran yang menegangkan di malam hari tersebut akhirnya berbuah manis ketika pelarian SM sukses dihentikan oleh gabungan warga dan aparat di kawasan Jalan Simega.
