Kapolsek Kedawung, Kompol Ahmad Nasori, dalam keterangannya pada Kamis (24/9/2026), mengonfirmasi keberhasilan penangkapan pelaku yang meresahkan warga tersebut. “Petugas kemudian mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa pisau lipat berwarna silver sepanjang sekitar 10 sentimeter yang diduga kuat digunakan dalam aksi penusukan tersebut,” tegas Kompol Ahmad Nasori.
Pasca-kejadian tersebut, kedua korban langsung dilarikan ke RS Permata Cirebon guna mendapatkan tindakan medis darurat. Hingga saat ini, korban A dilaporkan masih harus menjalani perawatan intensif akibat luka tusuk serius yang dideritanya di bagian perut. Sementara itu, pihak kepolisian bergerak cepat dengan memasang garis pengaman di tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi mata, serta mengamankan berbagai barang bukti guna melengkapi berkas penyidikan.
Dari hasil pendalaman dan pemeriksaan awal yang dilakukan oleh penyidik kepolisian, terungkap sebuah fakta mengejutkan di balik motif penusukan sadis ini. Polisi menduga kuat bahwa aksi nekat SM didasari oleh motif dendam pribadi. Pelaku disinyalir menyimpan rasa sakit hati karena merasa kerap menjadi bahan pembicaraan atau gunjingan oleh para korban. Kendati demikian, aparat penegak hukum menegaskan akan terus mendalami kasus ini secara profesional guna mengungkap kebenaran materiil di balik insiden berdarah yang menggegerkan Kabupaten Cirebon ini. (red/dbs)
