KAB. CIREBON — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon terus menggenjot percepatan infrastruktur, khususnya perbaikan dan peningkatan kualitas ruas jalan di wilayah Cirebon timur. Langkah strategis ini dilakukan untuk mendongkrak konektivitas antarwilayah serta memberikan kenyamanan dan kelancaran mobilitas bagi masyarakat setempat.
Komitmen tersebut dibuktikan dengan rampungnya sejumlah proyek peningkatan infrastruktur jalan di beberapa titik krusial. Sebelumnya, DPUTR Kabupaten Cirebon telah berhasil menyelesaikan proyek pengecoran atau betonisasi pada ruas jalan penghubung Dompyong–Karangwangun. Berdasarkan catatan Jabar Publisher, proyek peningkatan infrastruktur dengan panjang sekitar 400 meter tersebut diguyur anggaran sebesar Rp1 miliar guna mengatasi kerusakan parah yang selama ini dikeluhkan oleh para pengguna jalan dan warga sekitar.
Selain itu, progres positif juga terlihat pada ruas jalan Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang. Pengerjaan pengaspalan yang membentang dari area tugu Maung menuju ke balai desa Dompyong Kulon (khususnya di Blok Cempedak) kini telah tuntas sepenuhnya. Proyek infrastruktur lingkungan ini menggunakan alokasi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp490.287.000, dengan masa pengerjaan yang berlangsung sejak 19 Juni hingga 16 September 2026.
Baca Juga:Gebrakan Baru Pemprov Jabar: Live Bursa Kerja KDM di TikTok Diserbu Ratusan Ribu Pencari KerjaAset Pemkab Cirebon Diduga Diperjualbelikan, Puluhan Bangunan Liar di Kanci Ditertibkan
Kepala UPTD Wilayah 7 PUTR Kabupaten Cirebon, Aliuddin, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya menempatkan pembangunan infrastruktur di kawasan Cirebon timur sebagai salah satu program prioritas utama tahun ini. “Peningkatan jalan di Cirebon timur ini terus kami prioritaskan. Alhamdulillah, jalur dari Karangwangun menuju Dompyong sudah selesai kita cor bulan lalu (Agustus), dan jalur dari tugu Maung ke arah SMPN 2 Gebang menuju balai desa Dompyong Kulon juga telah rampung diaspal,” ujar Aliuddin saat memberikan keterangan kepada Jabar Publisher.
Terkait kelanjutan program ini, Aliuddin menjelaskan bahwa pihaknya juga akan memprioritaskan pengaspalan jalur barat.
Sebagai bagian dari rangkaian agenda pembangunan lanjutan, DPUTR telah menyiapkan tahapan peningkatan jalan berikutnya (tahap 3). Proyek ini menyasar ruas jalan dari Dompyong Kulon menuju ke Desa Gembongan—yang membentang dari tugu Maung ke arah selatan—melalui metode pengecoran. Pelaksanaan fisik tahap ketiga ini direncanakan mulai bergulir pada bulan Oktober hingga November 2026 mendatang.
