Indonesia Rayakan HUT ke-81: Dari Khidmatnya Doa untuk Korban Bencana hingga Kehadiran Tokoh Bangsa di Istana

Upacara peringatan kemerdekaan RI ke-81
Presiden Prabowo memimpin Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Senin (17/8/2026)
0 Komentar

JAKARTA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), berlangsung penuh khidmat di Istana Merdeka, Jakarta. Di tengah semangat perayaan kemerdekaan, suasana haru sempat menyelimuti jalannya upacara saat Presiden Prabowo Subianto memimpin doa bagi para korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Tanah Air.

​Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB ini menjadi pusat perhatian nasional. Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir langsung, pemerintah memfasilitasi antusiasme publik melalui siaran langsung live streaming di kanal resmi YouTube Sekretariat Presiden, memungkinkan jutaan warga menyaksikan prosesi bersejarah ini secara gratis dari berbagai pelosok daerah.

​Dalam momen sakral mengheningkan cipta, Presiden Prabowo mengajak seluruh peserta upacara dan bangsa Indonesia untuk mendoakan arwah para pahlawan kemerdekaan, sekaligus memanjatkan doa bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta bencana di wilayah Sumatera dan daerah lainnya.

Baca Juga:Gempa M7,7 Guncang Flores NTT: Apa Itu Flores Back Arc Thrust dan Penyebabnya?Investasi Kabupaten Cirebon Tembus Rp4 Triliun, Lampaui Target Jabar

​”Serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatera, Nusa Tenggara Timur, dan di wilayah-wilayah Indonesia lainnya. Mengheningkan cipta, mulai,” ujar Presiden Prabowo dengan suara yang penuh penekanan.

​Sebelum prosesi utama dimulai, suasana di lingkungan Istana sempat diwarnai dengan kehadiran sejumlah tokoh penting. Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, tiba di kompleks Istana Merdeka sekitar pukul 09.30 WIB. Mengenakan busana adat Bali yang khas, kedatangan Jokowi disambut hangat oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, serta sejumlah mantan Wakil Presiden, di antaranya Ma’ruf Amin dan Jusuf Kalla.

​Namun, di balik ramainya kehadiran para tokoh bangsa, Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, terpantau absen dalam upacara di Istana Merdeka. Absennya Ketua Umum PDI Perjuangan ini dikonfirmasi oleh putrinya, Puan Maharani. Meski tidak hadir secara fisik di Istana, Megawati menitipkan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

​”Ya, kita jaga persatuan dan kesatuan, kita rayakan hari kemerdekaan ini dengan penuh khidmat. Kita perbaiki apa yang kurang di waktu lalu untuk Indonesia ke depan,” ungkap Puan Maharani saat ditemui di sela-sela kegiatan.

0 Komentar