CIREBON — Semangat penguatan ekonomi kerakyatan dan pengembangan potensi lokal di wilayah timur Kabupaten Cirebon terus bergeliat.
Menyongsong tahun 2027, sebuah ajang inovatif bertajuk ‘Pabuaran Kreatif Expo 2027’ resmi digagas guna mengangkat komoditas unggulan daerah seperti jagung serta produk-produk Usaha Mikro, Kecil, and Menengah (UMKM) agar naik kelas. Persiapan konsep kegiatan tersebut dibahas Camat Pabuaran Eka Yunilistianingsih bersama para kuwu se-Kecamatan Pabuaran dalam rapat koordinasi, Senin (10/8/2026).
Mengusung tagline “Jagung Berkarya, Budaya Berjaya, UMKM Mendunia”, kegiatan tersebut mengambil tema “Pabuaran Kreatif, Berbudaya, Berdaya Saing Menuju Kabupaten Cirebon Maju 2027.”
Baca Juga:Tantan Sulthon Menang Telak, Resmi Pimpin PWI Jawa Barat Periode 2026-2031Penertiban Aset Perhutani di Ciledug: Menegakkan Aturan, Mengedepankan ProsedurÂ
Camat Pabuaran Eka Yunilistianingsih mengatakan, Pabuaran Kreatif Expo 2027 dirancang bukan hanya sebagai kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi ruang promosi dan pengembangan berbagai potensi masyarakat.
“Kami ingin potensi Pabuaran dikemas menjadi kegiatan kreatif yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Eka.
Gagasan besar ini disiapkan sebagai wadah strategis untuk mempertemukan para pelaku usaha lokal, petani, dan para pemangku kepentingan guna memperluas jaringan pemasaran serta menarik minat investor. Dengan menjadikan hasil bumi dan karya kreatif lokal sebagai daya tarik utama, expo ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru di Kecamatan Pabuaran dan sekitarnya.
Dalam keterangannya, Camat Pabuaran sekaligus tokoh pemrakarsa kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pemilihan jagung dan UMKM sebagai ikon bukan tanpa alasan. Komoditas pertanian ini dinilai memiliki potensi produktivitas yang tinggi di wilayah Pabuaran, sementara sektor UMKM terbukti menjadi tulang punggung ketahanan ekonomi masyarakat selama ini.
“Pabuaran Kreatif Expo 2027 ini kami gagas sebagai momentum kebangkitan ekonomi lokal. Kita ingin komoditas unggulan seperti jagung serta produk-produk kreatif UMKM lokal memiliki panggung yang lebih luas, sehingga mampu dikenal secara regional hingga nasional,” tegasnya.
Kegiatan ini melibatkan sembilan desa di Kecamatan Pabuaran yang diharapkan mampu memperluas partisipasi masyarakat sekaligus menghadirkan beragam potensi lokal dalam satu kawasan festival.
“Harapannya, Pabuaran Kreatif Expo menjadi ikon tahunan yang membawa manfaat bagi masyarakat dan memperkuat potensi lokal,” ungkap Eka.
