CIREBON — Teka-teki di balik kematian tragis seorang perempuan berinisial K (istri seorang dokter berinisial dr. E) yang ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya kawasan Jalan Raya Pangeran Sutajaya, Desa Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, hingga kini masih menyelimuti benak publik. Kendati insiden mengejutkan ini bermula dari temuan sang suami usai pulang dari tempat praktik pada Kamis (24/9/2026) sore, gelombang tanda tanya besar terus bergulir di tengah masyarakat.
Menyadari kompleksitas serta belum terangnya tabir peristiwa tersebut, investigasi kasus ini kini menarik perhatian institusi penegak hukum tingkat tinggi. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Jabar bersama jajaran Mabes Polri, Minggu (27/9/2026), kembali mendatangi lokasi kejadian untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan demi menguak kebenaran di balik insiden maut ini.
Kehadiran tim forensik gabungan tingkat regional hingga pusat di lokasi kejadian sontak menyedot perhatian khalayak luas. Ratusan warga tampak memadati sekitar perimeter garis polisi, terdorong oleh rasa penasaran yang mendalam guna menyaksikan jalannya proses penyelidikan serta menantikan kepastian hukum atas terungkapnya pelaku atau motif di balik peristiwa kelam tersebut.
Baca Juga:UGJ Dorong Pemerintah Beri Keadilan Anggaran untuk PTS di Tengah Kebijakan Kuliah Gratis PTNKlasemen FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia di Bawah Malaysia
Pemantauan ketat di garis penegakan hukum ini turut dihadiri oleh Kuwu Desa Babakan Gebang, Yeni Setiati, yang turun langsung ke lapangan untuk mendampingi jalannya proses investigasi.
Menanggapi situasi yang menjadi sorotan publik ini, Kuwu Yeni Setiati menegaskan posisi dan harapan pihak Pemerintah Desa.
“Dalam hal ini saya sebagai pemdes hanya memantau dan mengikuti jalannya pemeriksaan olah TKP kedua yang dilakukan langsung oleh Polda Jabar, apalagi dari mabes Polri juga ikut turun di TKP. Harapannya semoga ada titik terang, jawaban dari pihak terkait sehingga masyarakat mendapat hasil yang terang benderang,” ujar Yeni Setiati.
Lebih lanjut, Yeni juga menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat setempat maupun publik luas agar tetap menjaga kondusifitas lingkungan serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada korps kepolisian.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat luas, untuk tidak membuat spekulasi liar atas peristiwa ini, hargailah para penyidik, dan kita bersama menunggu hasil jawaban resmi dari para penyidik atas peristiwa ini,” imbuhnya.
