Pemkab Cirebon Kucurkan Rp475 Juta untuk Pembenahan Alun-Alun Pataraksa, Proses Lelang Rampung Agustus

Proyek perbaikan alun-alun Pataraksa
Proyek perbaikan Alun-alun Pataraksa Cirebon telah memasuki tahapan krusial, yakni proses lelang pengadaan barang dan jasa.
0 Komentar

CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon secara resmi mulai bergerak untuk membenahi Alun-alun Pataraksa yang berlokasi strategis di kawasan pusat pemerintahan. Langkah ini diambil guna memulihkan fungsi estetis dan kenyamanan ruang publik yang sempat mengalami penurunan kualitas di beberapa titik fasilitas utamanya.

Pada tahun anggaran 2026 ini, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana taktis sebesar Rp475 juta. Dana tersebut diproyeksikan secara khusus untuk merehabilitasi sejumlah fasilitas publik yang mengalami kerusakan struktural maupun kosmetik, sehingga area terbuka hijau ini dapat kembali dimanfaatkan secara optimal dan aman oleh masyarakat luas.

Saat ini, proyek perbaikan Alun-alun Pataraksa Cirebon telah memasuki tahapan krusial, yakni proses lelang pengadaan barang dan jasa. Pemerintah daerah menargetkan seluruh rangkaian administrasi dan penunjukan rekanan dapat berjalan sesuai jadwal, sehingga pekerjaan fisik di lapangan dapat segera dieksekusi setelah seluruh proses pengadaan selesai pada pertengahan Agustus 2026 mendatang.

Baca Juga:Polri Sita 74 Kg Emas Batangan dan Tumpukan Dollar dalam Penggeledahan Maraton Kasus Korupsi PLN-AsabriTunggu Kondisi Fiskal Daerah, Ribuan PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Cirebon Diperpanjang Setahun

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, S.T., mengungkapkan bahwa kebijakan penyerapan anggaran tahun ini memang difokuskan secara berkala pada aspek pemeliharaan infrastruktur yang kondisinya kian memprihatinkan. Penurunan kualitas elemen-elemen alun-alun menjadi prioritas utama penanganan agar tidak mengganggu aktivitas warga.

“Anggaran sebesar Rp475 juta tersebut kami gunakan secara efektif untuk memperbaiki sejumlah fasilitas yang rusak, dengan target utama agar Alun-alun Pataraksa kembali layak, aman, dan nyaman digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Dede Sudiono saat memberikan keterangan resmi kepada awak media pada Rabu (8/7/2026).

Lebih lanjut, Dede merinci bahwa cakupan pengerjaan fisik dalam jangka pendek ini meliputi pengecatan ulang berbagai fasilitas umum yang mulai kusam, rehabilitasi gedung galeri yang mengalami kerusakan atap dan dinding, pembenahan pagar pembatas atau railing, perbaikan tegel lantai yang amblas akibat penurunan tanah, hingga renovasi total pada struktur tangga yang retak.

Ia menegaskan, agenda pembenahan pada tahun anggaran ini masih difokuskan pada aspek-aspek infrastruktur yang dinilai paling mendesak dan bersentuhan langsung dengan keselamatan pengunjung. Intervensi cepat ini diharapkan mampu mendongkrak kembali indeks kenyamanan publik serta animo masyarakat yang ingin beraktivitas maupun berkunjung ke jantung pemerintahan Kabupaten Cirebon.

0 Komentar