Pemkab Cirebon Kucurkan Rp475 Juta untuk Pembenahan Alun-Alun Pataraksa, Proses Lelang Rampung Agustus

Proyek perbaikan alun-alun Pataraksa
Proyek perbaikan Alun-alun Pataraksa Cirebon telah memasuki tahapan krusial, yakni proses lelang pengadaan barang dan jasa.
0 Komentar

Sebagai informasi historis berdasarkan data yang dihimpun, proyek pembangunan Alun-alun Pataraksa ini pada awalnya telah menelan investasi publik yang cukup fantastis, yakni mencapai lebih dari Rp15,7 miliar. Keseluruhan dana jumbo tersebut bersumber dari kucuran Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara bertahap.

Pelaksanaan pembangunan tahap pertama digulirkan pada tahun 2021 dengan menyerap anggaran sekitar Rp11,6 miliar yang difokuskan pada pengerjaan konstruksi utama dan landskap dasar. Selanjutnya, pembangunan tahap kedua dilaksanakan pada tahun 2023 dengan menguras anggaran sekitar Rp4,1 miliar demi menyelesaikan tahap akhir (finishing), termasuk pendirian gapura megah di pintu masuk kawasan.

Kendati demikian, rekam jejak mega proyek ini sempat menuai sorotan tajam dan polemik di tengah masyarakat luas. Hal ini terjadi setelah struktur gapura tradisional bergaya khas bentar senilai Rp226 juta mendadak ambruk total pada tahun 2024, berselang tidak lama setelah serah terima pekerjaan dinyatakan selesai.

Baca Juga:Polri Sita 74 Kg Emas Batangan dan Tumpukan Dollar dalam Penggeledahan Maraton Kasus Korupsi PLN-AsabriTunggu Kondisi Fiskal Daerah, Ribuan PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Cirebon Diperpanjang Setahun

Insiden ambruknya fasilitas ikonik tersebut berbuntut panjang hingga ke ranah hukum. Aparat penegak hukum dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon turun tangan melakukan penyelidikan mendalam hingga akhirnya resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan tahap kedua Alun-alun Pataraksa.

Melalui momentum dimulainya perbaikan fisik pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon menaruh harapan besar untuk memulihkan citra dan marwah alun-alun. Pemkab berkomitmen mengembalikan wajah Alun-alun Pataraksa sebagai ruang publik yang aman, ramah, dan representatif, sekaligus menjadi ikon kebanggaan yang mempercantik pusat pemerintahan daerah. (rif/dbs)

0 Komentar