Dorong Pemerataan di Perbatasan Pabedilan, Anggota DPRD Jabar M Asyrof Kawal Percepatan Pembangunan Desa

Kunjungan anggota DPRD Prov Jabar ke desa Kalimukti, Pabedilan
Menurut Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Muhammad Asyrof Abdik Shub Int, , wilayah yang berada di perbatasan daerah sudah sepatutnya mendapatkan perhatian yang proporsional dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
0 Komentar

CIREBON – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Muhammad Asyrof Abdik Shub Int, melakukan pengawasan langsung terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Desa Kalimukti, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (26/6/2026). Kunjungan kerja ini difokuskan untuk mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi di wilayah perbatasan.

​Dalam agenda tersebut, legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meninjau langsung implementasi program pembangunan serta menyerap aspirasi dari masyarakat, perangkat desa, pelaku usaha, hingga kelompok tani setempat. Fokus utama pengawasan kali ini tertuju pada sektor perekonomian warga dan penguatan ketahanan pangan lokal.

​”Sebagai anggota komisi yang membidangi perekonomian di sektor pertanian, peternakan, kelautan, perdagangan, dan pemberdayaan masyarakat, pengawasan di lapangan sangat penting untuk memastikan program-program dari Pemprov Jabar berjalan tepat sasaran di tingkat desa, khususnya di wilayah perbatasan seperti Pabedilan,” ujar Asyrof.

Baca Juga:55 Ribu Buruh Terancam Kehilangan Pekerjaan, Apa yang akan Dilakukan PemerintahReses DPRD Kabupaten Cirebon di Depok Diwarnai Keluhan Penumpukan Sampah dan Polemik SPMB

​Menurut Asyrof, wilayah yang berada di perbatasan daerah sudah sepatutnya mendapatkan perhatian yang proporsional dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dukungan tersebut mencakup penyaluran bantuan di sektor pertanian, penyediaan infrastruktur pendukung, hingga program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

​Selain untuk melihat langsung kondisi riil di masyarakat, kunjungan lapangan ini juga menjadi instrumen penting untuk mengevaluasi efektivitas regulasi dan bantuan yang telah digulirkan oleh pemerintah provinsi. Melalui pengawasan berkala, kendala-kendala yang dihadapi oleh warga di tingkat bawah dapat segera dipetakan dan dicarikan solusinya.

​Lebih lanjut, Asyrof menekankan bahwa isu ketahanan pangan merupakan tantangan strategis yang memerlukan penguatan secara berkelanjutan. Sektor pertanian harus terus didukung agar produktivitas pangan lokal tetap terjaga, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

​Ia berharap hasil dari pengawasan lapangan ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk melahirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang merata dan peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Cirebon, khususnya wilayah perbatasan, dapat segera terwujud. (dbs)

0 Komentar