BANDUNG – Sayembara berhadiah Rp250 juta yang sebelumnya diumumkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM terkait kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR resmi dihentikan. Keputusan itu diambil setelah terduga pelaku, Taufik Hidayat, berhasil diamankan oleh jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat.
Kasus penyekapan yang menimpa YTR sempat menyita perhatian masyarakat. Sebelumnya, KDM membuka sayembara bagi masyarakat yang memiliki informasi maupun membantu menemukan keberadaan Taufik Hidayat dengan imbalan hadiah sebesar Rp250 juta.
Namun, setelah pelaku berhasil ditangkap, KDM memastikan program sayembara tersebut tidak lagi dilanjutkan. Melalui unggahan di akun media sosialnya, ia menyampaikan bahwa pencarian telah berakhir karena pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku.
Baca Juga:Saldo Kas Pemprov Jabar Capai Rp53,9 Miliar, Hingga Juni 2026 Penerimaan Daerah Tembus Rp30,4 MiliarAir Mata Perpisahan Robi Darwis dari Persib, Ungkapan Hati yang Menggetarkan Bobotoh
“Untuk seluruh warganet di mana pun berada, kami sampaikan bahwa sayembara untuk menemukan pelaku kebiadaban terhadap Vita, yaitu Taufik Hidayat, dengan hadiah Rp250 juta telah berakhir. Pelaku kejahatan tersebut sudah ditangkap oleh Polda Jawa Barat,” ujar KDM.
Meski sayembara telah selesai, dana hadiah tersebut tidak dikembalikan. Setelah melakukan komunikasi dengan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, KDM memutuskan uang Rp250 juta itu dialihkan untuk membantu keluarga korban penyekapan.
Dana tersebut nantinya diberikan dalam bentuk sertifikat deposito senilai Rp250 juta. Penyerahan direncanakan dilakukan pada 1 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara Polri.
“Kapolda Jabar menyarankan agar dana Rp250 juta tersebut diberikan kepada keluarga korban. Saya akan menyerahkannya dalam bentuk sertifikat deposito Bank Jabar senilai Rp250 juta pada 1 Juli 2026 bersamaan dengan Hari Bhayangkara,” kata KDM.
KDM juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Jawa Barat yang bergerak cepat menangkap Taufik Hidayat. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan menjadi pembelajaran bagi masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Jabar yang telah bekerja keras dan cepat menangani kasus penyekapan serta menangkap pelaku. Semoga peristiwa seperti ini tidak terulang lagi,” tuturnya. (Red)
