Momen Damai di Timur Tengah, Menkeu Purbaya Siapkan Skenario Refocusing APBN

Menkeu Purbaya
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan prospek optimistis terkait dampak kesepakatan damai antara AS dan Iran terhadap APBN.
0 Komentar

Dengan tercapainya perdamaian, tekanan pada sisi belanja negara diperkirakan akan berkurang secara signifikan. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk mengalihkan dana yang sebelumnya dialokasikan untuk subsidi ke program-program pembangunan prioritas, seperti perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran, pembangunan infrastruktur, atau program strategis lainnya yang dicanangkan Presiden.

Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai bahwa normalisasi hubungan AS-Iran akan mengurangi tiga kanal utama risiko ekonomi, yaitu energi, keuangan, dan logistik. Stabilitas di Selat Hormuz, yang mengaliri sekitar 20% minyak dunia, akan menekan premi risiko dan biaya logistik global. Hal ini tentu menguntungkan Indonesia sebagai negara net-importir minyak dan LPG.

Namun, Menkeu Purbaya tetap menekankan bahwa pemerintah akan bersikap hati-hati dan menunggu perkembangan lebih lanjut, termasuk implementasi teknis kesepakatan yang masih memerlukan negosiasi lanjutan, terutama terkait program nuklir Iran dan pencabutan sanksi . Penandatanganan resmi dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/6) di Swiss sebagai langkah awal dari proses yang masih panjang. (red)

0 Komentar