Ia menambahkan bahwa keberhasilan berbagai program lingkungan sangat bergantung pada perubahan perilaku masyarakat yang dimulai dari tingkat keluarga. Karena itu, perempuan memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada generasi muda.
Melalui kegiatan ini, DWP KLH/BPLH berharap perempuan semakin terdorong untuk menjadi pelopor gaya hidup ramah lingkungan, mulai dari memilih produk kebutuhan sehari-hari yang lebih berkelanjutan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga menerapkan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Selain menjadi sarana edukasi, talkshow tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung aksi iklim dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (rls)
