Jalan Amblas di Lenteng Agung Jaksel Picu Kemacetan Parah hingga 800 Meter, Begini Kronologi dan Imbauan Polis

Jalan Amblas di Lenteng Agung Jaksel Picu Kemacetan Parah hingga 800 Meter
Jalan Amblas di Lenteng Agung Jaksel Picu Kemacetan Parah hingga 800 Meter
0 Komentar

Mulai Amblas Sejak Rabu Malam

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengungkapkan bahwa jalan tersebut sebenarnya sudah mulai menunjukkan tanda-tanda amblas secara bertahap sejak Rabu (27/5) malam. Pihaknya pertama kali menerima laporan dari warga dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

“Pada Rabu 27 Mei malam tim SDBM Jakarta Selatan mendapat laporan dari warga dan salah seorang petugas PPSU bahwa jalan ambles dan kondisinya agak dalam,” ujar Rifki, Jumat (29/5), sebagaimana dikutip dari detik.com.

Karena kondisi malam, tim menjadwalkan pemantauan ke lokasi pada Kamis (28/5) pagi. Saat itu, petugas Bina Marga yang diutus langsung melakukan penanganan awal menggunakan campuran aspal dingin (coldmix) demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. “Kamis pagi, SDBM Jakarta Selatan bergerak cepat lakukan pemantauan ke lokasi, sekaligus melakukan tindak lanjut segera dengan coldmix,” jelasnya.

Diduga Ada Masalah Saluran Air di Bawah Jalan

Baca Juga:Dongkrak PAD, Pemkab Cirebon Resmi Naikkan Pajak Hiburan Jadi 40 PersenPertanyakan Transparansi Bantuan Fasilitas Sekolah, Komisi IV DPRD Cirebon Desak Disdik Buka Data Riil

Pada saat bersamaan, Rifki melanjutkan, pihaknya berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan karena dugaan awal menunjukkan kerusakan dipicu oleh masalah pada saluran air di bawah jalan. Setelah penanganan awal, tim SDA datang untuk memeriksa kondisi saluran air. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa bagian bawah jalan sudah kosong (kopong) sehingga membutuhkan penanganan serius.

“Dari hasil pemantauan tim di lapangan diketahui bahwa kondisi di bawah jalan memang sudah kopong sehingga perlu penanganan serius oleh pihak SDA,” tuturnya.

Pemantauan kembali dilakukan pada Kamis sore. Saat itu, kondisi jalan terlihat kembali amblas dan retak meskipun sudah ditangani sebelumnya. Melihat situasi tersebut, Bina Marga langsung memasang water barrier untuk mengamankan lokasi dan meminimalisir risiko kecelakaan. Tak lama setelahnya, tepat pada Kamis (28/5) malam, kondisi jalan dinyatakan amblas total dan melebar hingga memakan dua lajur. Dampaknya, arus lalu lintas di kawasan Lenteng Agung terus mengalami kepadatan hingga Jumat pagi ini.

Rifki menegaskan bahwa berdasarkan hasil koordinasi, pihak SDA akan menangani kerusakan pada saluran air yang diduga menjadi penyebab utama amblesnya jalan. “Setelah perbaikan gorong-gorongnya selesai, kami dari Bina Marga segera melakukan perbaikan jalan,” pungkasnya. (red)

0 Komentar