Bangun Kesadaran Politik Sejak Dini, Anggota DPRD Jabar Gencarkan Pendidikan Demokrasi untuk Pelajar Cirebon

Pendidikan politik sejak usia sekolah
Ratnawati memaparkan bahwa lembaga legislatif, baik di tingkat provinsi (DPRD) maupun pusat (DPR RI), kini semakin inklusif dan terbuka bagi masyarakat luas, termasuk kelompok pelajar, Rabu (20/5/2026).
0 Komentar

CIREBON – Generasi muda, khususnya para pelajar, memegang peranan krusial sebagai penentu arah masa depan bangsa. Menyadari pentingnya hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Ratnawati, bergerak taktis dengan menggencarkan program pendidikan demokrasi yang menyasar para pelajar di Kota Cirebon, Jawa Barat. Langkah ini diambil guna mengikis apatisme politik sekaligus mendongkrak pemahaman generasi muda terkait fungsi parlemen dan sistem pemerintahan di Indonesia.

Saat memberikan keterangan pers di Kota Cirebon pada Rabu (20/5/2026), Ratnawati menegaskan bahwa internalisasi nilai-nilai demokrasi harus dipupuk sejak dini. Melalui edukasi yang tepat, para siswa diharapkan tidak hanya memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, tetapi juga memahami secara mendalam bagaimana mekanisme kerja lembaga legislatif dalam merumuskan kebijakan publik.

“Kami ingin anak-anak sekolah, khususnya di tingkat menengah atas, tidak sekadar membaca teori di buku. Mereka harus mengetahui secara riil bagaimana proses persidangan berjalan, bagaimana sebuah undang-undang atau perda dibentuk, hingga bagaimana tugas dan fungsi parlemen dijalankan sehari-hari,” ujar Ratnawati.

Baca Juga:Bukan Sekadar Pembangkit Listrik, Cirebon Power Sukses Dorong Kesejahteraan dan Vokasi Warga CirebonBareskrim Polri Bongkar Sindikat Skincare Bermerkuri di Cirebon, Racik Kosmetik Ilegal Bermodal YouTube

Sebagai bentuk aksi nyata, srikandi legislatif Jawa Barat ini telah menginisiasi pelaksanaan program edukasi tersebut dengan menggandeng kalangan pendidik. Salah satu instansi yang baru-baru ini menjadi sasaran utama program go-to-school ini adalah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Kota Cirebon. Di sana, para siswa diberikan pemahaman komprehensif mengenai peta politik dan tata kelola pemerintahan.

Buka Pintu Parlemen untuk Kunjungan Belajar Siswa

Lebih lanjut, Ratnawati memaparkan bahwa lembaga legislatif, baik di tingkat provinsi (DPRD) maupun pusat (DPR RI), kini semakin inklusif dan terbuka bagi masyarakat luas, termasuk kelompok pelajar. Parlemen berkomitmen menyediakan ruang edukasi langsung agar para siswa dapat menyaksikan ritme kerja para wakil rakyat secara objektif.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar agenda rapat paripurna di lembaga legislatif bersifat terbuka untuk umum. Oleh karena itu, pihak sekolah maupun organisasi kesiswaan seperti OSIS sangat direkomendasikan untuk memanfaatkan peluang ini dengan mengajukan kunjungan resmi (study tour) ke gedung parlemen.

“Jika para pelajar ingin mengetahui lebih dalam tentang dinamika persidangan atau aktivitas keparlemenan, kami sangat terbuka dan mempersilakan mereka untuk melakukan kunjungan resmi. Mereka bisa duduk di balkon sidang dan menyaksikan langsung jalannya persidangan paripurna sebagai bagian dari pembelajaran lapangan (outing class) tentang demokrasi,” tuturnya.

0 Komentar