​Kendati demikian, ia meminta Dispertan untuk tidak lengah dan tidak proaktif dalam melakukan skrining kesehatan hewan di seluruh titik penjualan maupun peternakan di Kabupaten Cirebon. Langkah preventif dianggap jauh lebih penting guna menjamin keamanan konsumsi masyarakat. ​
“Dinas terkait harus proaktif memadukan kesehatan hewan kurban karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Jangan sampai kita kecolongan ada hewan yang terindikasi penyakit justru dijual dan disembelih saat Iduladha. Jika ditemukan ada yang sakit,segera pisahkan, isolasi, dan obati secara intensif,” pungkas Aan. (adv)
