Sebagai langkah konkret, Dedi menjanjikan akses komunikasi langsung (fast response) antara pelaku industri dengan pengambil kebijakan. Ia meminta para pengusaha tidak ragu untuk melaporkan kendala di lapangan secara langsung kepada kepala dinas terkait, bahkan hingga ke meja gubernur.
“Bapak dan Ibu jangan sungkan mengirim pesan singkat (WhatsApp) kepada Kepala Badan Penanaman Modal atau Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sampaikan kendalanya, nanti biar diteruskan langsung ke saya untuk segera dicarikan solusi,” imbuhnya.
Kendati bersemangat menggenjot industrialisasi, Dedi memberikan catatan penting mengenai aspek ekologis. Ia menegaskan bahwa dukungannya terhadap industri berjalan beriringan dengan prinsip pelestarian alam. Fokus utama kebijakan industrinya adalah mendorong perusahaan yang menerapkan teknologi ramah lingkungan (green industry) demi menjaga kelestarian ekosistem Jawa Barat untuk generasi mendatang. (rif/dbs)
