Ambisi Pemkab Cirebon Sulap Kawasan Pasif Jadi Magnet Ekonomi Baru

Taman Parkir Sumber
Shelter di Taman Parkir Sumber memiliki modalitas kuat untuk naik kelas menjadi ikon baru bagi masyarakat Cirebon.
0 Komentar

CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon resmi menabuh genderang revitalisasi kawasan Shelter Taman Parkir Sumber, Kelurahan Sumber. Kawasan yang selama ini terkesan “mati suri” dan pasif tersebut kini tengah dibidik untuk ditransformasi menjadi ruang publik yang aktif, produktif, sekaligus motor penggerak ekonomi lokal di jantung ibu kota kabupaten.

Langkah taktis ini diambil sebagai respons atas potensi besar kawasan tersebut yang selama ini belum tergarap maksimal. Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman—yang akrab disapa Jigus—menegaskan bahwa Shelter Sumber memiliki modalitas kuat untuk naik kelas menjadi ikon baru bagi masyarakat Cirebon.

Mengemas Potensi dengan Kreativitas

Dalam tinjauan lapangan yang dilakukan pada Senin (13/4/2026), Jigus menyoroti keberadaan fasilitas penunjang seperti panggung musik sebagai nilai tambah yang jarang dimiliki ruang publik lain. Namun, ia memberikan catatan kritis bahwa kemegahan fisik tidak akan berarti apa pun tanpa manajemen pengelolaan yang kreatif dan berkelanjutan.

Baca Juga:Perkuat Sinergi, Karang Taruna se-Cirebon Timur Rancang Kolaborasi Strategis Hadapi IndustrialisasiBandung Selatan Terkepung Banjir: Akses Terputus, 34 Ribu Warga Terdampak

“Fokus kita bukan sekadar memperbaiki fisik, tapi menghidupkan roh dari shelter ini. Fasilitas sudah ada, sekarang tantangannya adalah bagaimana mengemas program di sini dengan apik agar dampaknya berkelanjutan, bukan sekadar ramai di awal lalu gagal di tengah jalan,” tegas Jigus di sela-sela peninjauannya.

Efek Domino bagi UMKM dan Komunitas

Visi revitalisasi ini tidak hanya menyasar aspek estetika atau hiburan semata, melainkan dirancang untuk menciptakan efek domino ekonomi. Pemkab Cirebon menargetkan tiga pilar utama dalam pengembangan kawasan ini:

Sentra UMKM: Menjadikan shelter sebagai pusat perputaran barang dan jasa lokal guna meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil.

Wadah Kreativitas: Memberikan ruang representatif bagi anak muda dan komunitas kreatif untuk mengekspresikan bakat mereka.

Hub Sosial: Menciptakan titik temu masyarakat yang nyaman, aman, dan inklusif bagi seluruh lapisan warga.

Langkah Taktis Disperdagin

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Suhartono, menyatakan komitmennya untuk segera mengeksekusi rencana tersebut. Pihaknya mengaku telah melakukan pemetaan awal terhadap kendala dan potensi yang ada di lapangan.

0 Komentar