Kampus UII akan dibangun di atas lahan 142,5 hektar. Dimana 30% lahan akan diisi bangunan dan 70% lainnya adalah lahan hijau untuk perlindungan flora dan fauna ramah lingkungan, sehingga akan menjadi tempat rekreasi bagi warga kampus dan warga sekitarnya.
Kampus ini akan memiliki tujuh fakultas, yaitu: Fakultas Kajian Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Humaniora, Fakultas Ekonomi Islam, Fakulta Science dan Teknologi, Fakultas Pendidikan, serta Fakultas Arsitektur dan Seni. Tahun pertama UIII akan membuka tiga program studi, yaitu Islamic Studies, Political Science, dan Education.
Pembangunan Kampus UIII sudah dicanangkan Presiden Jokowi sejak dua tahun lalu melalui Perpres Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia. Komitmen ini diperkuat ini dengan status PTNBH yang akan langsung disematkan pada UIII. Selain itu, proyek kampus ini menjadi satu-satunya pembangunan kampus yang masuk dalam program proyek strategis nasional di bidang pendidikan.
Baca Juga:Patut Dicontoh! Polsek Babakan Bagikan Takjil & Ringankan Beban Anak Yatim Desa Binaan“Sentry Safe STW205GYC” Brankas Canggih & Tahan Api, Recomended Untuk Anda!
“Kami yakin keputusan Bapak Presiden untuk memprioritaskan pembangunan kampus ini akan menjadikan Indonesia di masa depan bukan saja menjadi salah satu tujuan wisatawan asing, melaikan juga menjadi negara tujuan studi mahasiswa internasional di bidang kajian Islam,” pungkas Menag.
Tiga Zona Pembangunan, Anggaran UIII Capai Rp 3,97 Triliun
Rencana pembangunan Kampus UIII akan dilakukan dalam tiga zona pembangunan. Zona 1: Terdiri dari pembangunan gedung rektorat, masjid, perpustakaan, gedung fakultas, infrastruktur kawasan, landscapedan hardscape, serta eco sanctuary park.
Zona 2: Pembangunan kawasan mahasiswa (student center, book store, university mall, sport center), campus residences (professor and lecture staff, student family, student apartements), dan bangunan MEP atau rehabilitasi bangunan lama. Sementara Zona 3, yaitu: Pembangunan kawasan fakultas dan pusat kajian (pusat kajian, scholar center, training center), serta kawasan pusat peradaban (museum, performing arts, dan convention center).
Tahap I Pembangunan (2018-2019) akan menelan anggaran Rp 788 Miliar. Sementara total biaya pembangunan mencapai Rp 3,97 Triliun. Presiden Jokowi memperkirakan pembangunan kampus akan selesai seluruhnya dalam waktu empat tahun.
Presiden Jokowi dalam sambutannya menambahkan, bahwa bangunan gedung Kampus UIII akan berdesain futuristik. Karena menurutnya, ilmu dan riset harus melihat ke depan bukan ke belakang.
