Ribuan Warga Padati Helaran Cai Diraga 2026, Larung Cai dan Kirab Budaya Ciledug Berlangsung Meriah

Ribuan Warga Padati Helaran Cai Diraga 2026, Larung Cai dan Kirab Budaya Ciledug Berlangsung Meriah
Rangkaian helatan budaya unggulan warga Cirebon Timur, \"Cai Diraga 2026\", Minggu (1/11/2026).
0 Komentar

Kegiatan helaran tahun ini juga memancarkan semangat kebhinekaan dengan menghadirkan sanggar dan kelompok seni dari berbagai penjuru Nusantara, termasuk kontingen dari Banten, Bali, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, hingga daerah di sekitar Cirebon. Kehadiran seniman lintas daerah ini tidak hanya memperkaya pementasan, tetapi juga membuka ruang pertukaran kreatif antarkomunitas seni.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal, mencintai, dan ikut melestarikan seni budaya daerah,” tambah Suherman. Ia menaruh harapan besar agar agenda ini dapat terus dikembangkan menjadi magnet destinasi pariwisata berbasis budaya yang memberi dampak ekonomi langsung bagi warga Ciledug.

Apresiasi senada disampaikan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Selly Andriany Gantina. Ia memuji konsistensi masyarakat dan panitia lokal yang berhasil mempertahankan gelaran helaran budaya ini selama tujuh tahun secara beruntun. Selly berpesan agar inovasi pertunjukan terus ditingkatkan tanpa merusak esensi sejarah yang terkandung di dalamnya.

Baca Juga:Diduga Akibat Puntung Rokok, Lahan Kosong di Kawasan Pantai Baro Gebang TerbakarTingkatkan Kapasitas Drainase, DPUTR Cirebon Keruk Sedimentasi di Depan SMAN 1 Lemahabang Pascabanjir

“Tradisi ini harus terus dijaga. Silakan dikembangkan dengan berbagai inovasi dan kreativitas, tetapi jangan sampai menghilangkan nilai sejarah serta budaya yang sudah diwariskan oleh para leluhur,” tegas Selly.

Sebagai wujud kepedulian konkret terhadap keberlanjutan kesenian tradisional, Selly juga menyerahkan komitmen bantuan pembinaan sebesar Rp10 juta untuk sanggar/kelompok seni Nispala yang disalurkan melalui panitia.

“Insyaallah, untuk kawan-kawan Nispala, nanti akan saya berikan bantuan sebesar Rp10 juta melalui tim panitia. Mudah-mudahan kalian tetap konsisten mempertahankan seni tari yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.

Rangkaian perhelatan akbar ini kemudian ditutup pada Minggu malam dengan aksi kemanusiaan berupa bakti sosial, pementasan kembali 500 penari Jaya Perbangsa, serta ragam hiburan seni panggung yang meriah. (tim/jp)

0 Komentar