Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, Tim Inafis Satreskrim Polresta Cirebon telah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi kunci, serta memeriksa para penyintas yang kondisinya mulai membaik. Petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti krusial dari lokasi kejadian, di antaranya satu botol sisa alkohol berkadar 96 persen, satu botol arak Bali, serta sampel muntahan dari salah satu korban tewas guna keperluan pengujian laboratorium forensik.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum dan pendalaman kasus masih terus berjalan. Penyidikan berfokus untuk mengungkap rantai pasokan bahan kimia berbahaya tersebut serta menentukan potensi penetapan tersangka terhadap pihak yang menyediakan atau meracik minuman maut yang menewaskan tiga nyawa pemuda tersebut. (dbs/red)
