Pemanfaatan policy insights tersebut diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara hasil kerja Analis Kebijakan dengan kebutuhan pembangunan, sehingga produk analisis tidak hanya menjadi keluaran administratif, tetapi juga dapat memberikan perspektif dan masukan yang bernilai dalam proses kebijakan.
Pengukuhan ini sekaligus menjadi langkah baru bagi JFAK di Jawa Barat untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring kolaborasi, serta membangun budaya pertukaran pengetahuan yang mendukung peningkatan kualitas profesi Analis Kebijakan.
Dengan penguatan organisasi profesi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan, INAKI Jawa Barat diharapkan dapat semakin berkontribusi dalam menghadirkan analisis kebijakan yang berkualitas, relevan, dan bermakna bagi penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di Jawa Barat. (rls/hms)
