KUNINGAN — Pagi hari yang semestinya menjadi awal rutinitas penuh semangat bagi seorang remaja harus berakhir di atas lembaran duka mendalam. Jalan Raya Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, mendadak mencekam menyusul insiden kecelakaan maut lalu lintas yang merenggut nyawa seorang pelajar putri di bawah umur, Rabu (23/9/2026) pagi.
Korban berinisial KZF (16), warga setempat, tewas seketika di lokasi kejadian setelah mengalami luka parah di bagian kepala akibat terlindas kendaraan berat. Peristiwa nahas yang merenggut nyawa anak di bawah umur ini sontak menyita perhatian warga sekitar dan menambah daftar panjang kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan niaga besar di jalur-jalur kabupaten.
Berdasarkan data dan keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, insiden maut tersebut bermula sekitar pukul 06.20 WIB. Saat itu, korban KZF tengah mengendarai sepeda motor matik Honda Beat berwarna hitam berpelat nomor E-2490-YAY, melaju dari arah Cieurih menuju Ciawigebang. Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga berniat mendahului sebuah kendaraan berat berupa dump truck Mitsubishi Canter Fuso bernomor polisi E-9612-YC yang melaju searah di depannya.
Baca Juga:Bursa Transfer Tinggal Hitungan Hari, Persib Masih Simpan Kejutan?Jasad ABK yang Hilang Bersama Lima Jurnalis Ditemukan di Enggano, Identitas Dipastikan Lewat DNA
Nahas, ruang gerak yang sempit serta perhitungan jarak yang kurang matang saat mendahului membuat sepeda motor korban kehilangan keseimbangan. Korban dilaporkan tergelincir dan terjatuh ke badan jalan. Seketika itu pula, bagian kepala korban tak mampu diselamatkan saat ban belakang sebelah kanan dump truck yang dikemudikan secara searah melindas tubuhnya.
Jajaran kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan evakuasi korban dan olah TKP. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Iptu Sri Martini, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden kecelakaan maut tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, sekitar pukul 06.20 WIB. Dalam kejadian ini satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia,” ujar Iptu Sri Martini dalam keterangan resminya.
Dari perspektif keselamatan berkendara (safety riding), insiden ini kembali menyoroti tingginya kerentanan pengendara roda dua—khususnya kalangan pelajar—ketika berpapasan atau berdampingan dengan kendaraan bertonase besar seperti dump truck di jalan raya non-tol. Minimnya ruang antisipasi dan titik buta (blind spot) pada kendaraan berat kerap menjadi faktor penentu fatalitas dalam setiap insiden lalu lintas.
