“Agenda yang tak kalah penting adalah tahap ketiga, yakni kegiatan bela negara. Proses ini kami hadirkan untuk menanamkan jiwa nasionalisme, kedisiplinan tingkat tinggi, serta loyalitas penuh terhadap bangsa dan negara. Harapannya, ilmu dan kedisiplinan yang diperoleh selama orientasi ini dapat langsung diimplementasikan oleh seluruh peserta saat mereka kembali mengabdi di unit kerja masing-masing,” pungkas Ade.
Melalui rampungnya pembekalan ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap para purna-peserta orientasi mampu menjadi motor penggerak reformasi birokrasi di instansinya masing-masing, sekaligus membawa standar baru dalam kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Cirebon. (red/dbs)
