​”Jadi semua siswa direkrut oleh Kementerian Sosial, bukan Pemkab Cirebon. Dari desil satu dan dua jumlahnya cukup banyak, tetapi semua disaring oleh Kemensos,” tandas Hendra.
​Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Hafidz Iswahyudi, menambahkan bahwa Sekolah Rakyat ini merupakan program strategis nasional yang tidak hanya fokus pada sektor pendidikan, melainkan juga dirancang untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
​”Makanya diperlukan sinergi seluruh perangkat daerah agar seluruh aspek pendukung dapat dipersiapkan secara optimal,” pungkas Hafidz. (dbs)
