CIREBON – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon menorehkan prestasi gemilang dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah selama periode Juni 2026. Sebanyak sembilan kasus kriminalitas menonjol berhasil dibongkar, dengan menyeret 10 orang tersangka ke balik jeruji besi.
Para komplotan yang diamankan tersebut terlibat dalam berbagai tindak pidana yang meresahkan masyarakat, mulai dari komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pelaku kekerasan seksual, hingga sindikat penipuan lintas modus.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan bukti nyata dari komitmen kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Kabupaten Cirebon.
Baca Juga:RUPST RS Permata Cirebon Disoal, 18 Pemegang Saham Minoritas Walkout & Layangkan Somasi FinalPN Jakarta Pusat Tolak Gugatan PKPU Sunjaya Terhadap Bupati Cirebon H Imron Terkait Klaim Utang Rp35 Miliar
“Pengungkapan massal ini adalah bentuk keseriusan dan komitmen kami dalam memberikan rasa aman yang berhak didapatkan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon. Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan,” ujar Kombes Pol Imara Utama saat memimpin konferensi pers di Mapolresta Cirebon.
Curanmor Mendominasi, Beragam Modus Licik Terbongkar
Dari total sembilan perkara yang dirilis, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih mendominasi dengan lima kasus dan enam orang tersangka. Dalam aksinya, para pelaku melancarkan berbagai modus operandi untuk menggasak motor milik korban.
Di Kecamatan Pabuaran, polisi meringkus seorang tersangka berinisial IA yang nekat membobol rumah warga pada malam hari. IA beraksi dengan cara mencongkel jendela menggunakan obeng, kemudian membawa kabur satu unit sepeda motor, uang tunai Rp8 juta, serta menguras saldo ATM korban hingga Rp2,1 juta.
Masih di kecamatan yang sama, duet tersangka berinisial MN dan MH juga berhasil diciduk. Keduanya memanfaatkan kelengahan pemilik warung yang tertidur pulas dengan menguntit kunci motor yang diletakkan di etalase, sebelum akhirnya membawa lari kendaraan tersebut.
Sementara itu, nasib apes menimpa DA di Kecamatan Greged. Aksi DA yang hendak menggasak motor milik seorang petani di area persawahan gagal total setelah kepergok oleh warga yang melintas. DA yang panik saat mendorong motor curian langsung dikepung massa sebelum akhirnya diserahkan ke pihak berwajib.
