Makan Bergizi Gratis Jalan Terus, Kini Giliran Kantin Sekolah yang Dilirik

Kantin sekolah dilirik jadi dapur MBG
Foto ilustrasi suasana pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa yang dilaksanakan oleh kantin sekolah.
0 Komentar

Pemerintah memandang program MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan, melainkan pilar strategis dalam membangun kualitas generasi muda Indonesia secara holistik. “Generasi masa depan harus dibangun secara seimbang, baik kemampuan akademik maupun kapasitas fisiknya. Fisik ditopang melalui MBG, sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan siap bersaing di kancah global,” tambahnya.

Wacana Keterlibatan Pihak Ketiga: UMKM dan Posyandu?

Di sisi lain, rencana pelibatan kantin sekolah ini memicu diskusi lebih luas di kalangan pengamat kebijakan publik. Jika kantin sekolah mulai diintegrasikan ke dalam ekosistem MBG, muncul pertanyaan besar mengenai kesiapan infrastruktur dan standardisasi higienitas di tiap sekolah yang tentu berbeda-beda.

Kondisi tersebut melahirkan spekulasi: apakah pemerintah juga perlu menggandeng pihak ketiga lainnya? Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner lokal serta jaringan kader Posyandu di tingkat desa dinilai bisa menjadi mitra strategis pendamping. Keterlibatan aktif kelompok masyarakat ini dianggap mampu memperkuat rantai pasok bahan baku segar sekaligus memastikan pengawasan mutu makanan berjalan berlapis hingga ke ruang kelas. (red)

0 Komentar