Pendidikan Karakter Pancawaluya ini terlaksana berkat komitmen bersama dan sinergi yang kuat antara pihak sekolah serta orang tua murid. Sinergi ini krusial guna memastikan agar nilai-nilai positif yang diperoleh selama masa pembinaan di markas militer dapat terus diimplementasikan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
Purwanto menaruh harapan besar agar sekembalinya dari Mako TNI Cilandak, terjadi perubahan signifikan pada sikap dan perilaku para siswa. “Pulang dari sana harus ada progres dan perubahan nyata. Kalian harus menjadi pribadi yang jauh lebih disiplin, mampu memilah dengan bijak mana hal yang baik dan buruk, serta tahu persis mana tindakan yang harus dilakukan dan mana yang harus dihindari,” tegas Kadisdik dengan nada optimis.
Tidak lupa, Kadisdik mengingatkan para peserta untuk senantiasa mengingat pengorbanan serta menjaga kepercayaan besar yang telah diberikan oleh orang tua mereka. Dukungan moral dari keluarga adalah restu utama dalam perjalanan membentuk karakter ini.
Baca Juga:Manfaatkan Program Makan Bergizi Gratis, Sindikat Penipuan SPPG Fiktif Rp1,9 Miliar Digulung Polda JabarPerkuat Ketahanan Pangan: Pemprov Jabar Targetkan 3.600 Koperasi Merah Putih Rampung Akhir Juli 2026
“Jangan pernah menyia-nyiakan cinta tulus dan pengorbanan orang tua kalian. Jaga marwah dan nama baik orang tua, nama baik diri sendiri, serta nama besar Provinsi Jawa Barat selama berada di lembaga pendidikan tersebut,” pesannya dengan penuh khidmat.
Sebagai penutup, Purwanto menegaskan bahwa seluruh biaya operasional pelaksanaan program ini sepenuhnya ditanggung oleh anggaran pemerintah. Hal ini merupakan bentuk investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam menyiapkan fondasi sumber daya manusia (SDM) Jawa Barat yang unggul. Di akhir arahannya, ia mendoakan agar seluruh peserta dapat menuntaskan rangkaian kegiatan dengan sehat walafiat dan tumbuh menjadi generasi emas yang cerdas, berintegritas, disiplin, dan berbudi pekerti luhur.(rif/dbs)
