​”Karena hanya satu sensor yang mencatat, sistem otomatis belum dapat melakukan pemrosesan analisis secara menyeluruh. Kami masih mengkaji apakah getaran ini murni aktivitas seismik lokal (gempa tektonik), ataukah berkaitan dengan aktivitas geothermal dan gunung api di wilayah sekitar,” tambahnya.
​Imbauan untuk Masyarakat
Hingga saat ini, suasana di Desa Cipanas masih diselimuti rasa waswas. Warga berharap pihak terkait segera melakukan investigasi mendalam untuk memastikan keamanan pemukiman mereka dari ancaman getaran susulan.
​Pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab atau kabar burung yang beredar di media sosial.
Baca Juga:Genjot Infrastruktur Cirebon Timur, Pemkab Alokasikan Rp241 Miliar untuk Betonisasi JalanDiduga Berpacaran di Tempat Gelap, Warga Pakusamben Jadi Korban Begal di Babakan Gebang
​”Kami meminta warga untuk tetap tenang namun waspada. Pastikan hanya mengandalkan informasi resmi dari kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi. Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini secara real-time,” pungkas Teguh.(rif/dbs)
