CIREBON – Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Kabupaten Cirebon. Seorang warga Desa Pakusamben, Kecamatan Babakan, menjadi korban dugaan pembegalan saat melintasi kawasan sepi di Jalan Sawah arah Makam Bangong, Desa Babakan Gebang, Minggu (19/4/2026) dini hari.
Peristiwa terjadi di sekitar area tempat pembuangan sampah (TPS) yang minim penerangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban kehilangan satu unit sepeda motor dan sebuah ponsel pintar setelah diadang pelaku yang hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kronologi dan Kesaksian Warga
Insiden bermula saat korban berada di lokasi yang cukup terpencil. Usai kejadian, korban yang dalam kondisi syok berlari menuju permukiman terdekat untuk meminta pertolongan warga.
Baca Juga:Empat Nama Bersaing di Bursa Ketua DPC PKB Kota Cirebon, Targetkan Enam Kursi LegislatifCermin Rasa di Balik Lensa: Saat AI Membaca Luka dan Seleramu di Meja Makan
Warga setempat menyebut kawasan tersebut memang rawan karena gelap gulita pada malam hari. Mereka juga mengaku kerap mengingatkan para pemuda agar tidak nongkrong atau berpacaran di lokasi itu karena berpotensi mengundang tindak kejahatan.
Keterangan Kepolisian
Kapolsek Pabuaran, AKP Sugiharto, SH, membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut. Pihak kepolisian telah menerjunkan personel untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati. Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya hindari keluar larut malam, terutama di area persawahan yang minim penerangan karena rawan tindak kejahatan,” ujar AKP Sugiharto.
Kendala Laporan Resmi
Korban diketahui telah mendatangi Mapolsek untuk melaporkan kejadian tersebut. Namun, laporan resmi belum dapat diproses karena kendaraan yang hilang masih berstatus kredit, sehingga korban belum dapat menunjukkan bukti kepemilikan lengkap sebagai syarat administrasi.
Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian akan meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan serta mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak pada malam hari. (crd/jay)
