“Kami pastikan proses ini berjalan adil. Tidak ada satu pun pihak yang dapat menjamin kelulusan selain kemampuan dari peserta itu sendiri. Jika ada oknum yang meminta imbalan dengan iming-iming lulus, saya pastikan itu adalah penipuan. Jangan percaya,” tegas Zulhas.
Program rekrutmen ini diharapkan dapat menjadi mesin penggerak baru dalam mengakselerasi target penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia, sejalan dengan fungsi Kopdes dan KNMP sebagai penyerap hasil produksi (off-taker) masyarakat lokal. (rif/dbs)
