Menu MBG Ramadan Dipertanyakan Publik, BGN Blak-blakan Soal Rincian Anggaran per Porsi

Menu MBG ramadan jadi sorotan
Menu MBG Ramadan jadi sorotan
0 Komentar

JAKARTA – Polemik menu MBG Ramadan tengah ramai dibicarakan publik. Sejumlah pihak menilai komposisi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan puasa tidak sebanding dengan anggaran yang disebut mencapai Rp15.000 per porsi. Menanggapi sorotan tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait struktur biaya yang digunakan dalam program tersebut.

Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa anggaran bahan baku untuk menu MBG Ramadan sebenarnya tidak sebesar yang dipersepsikan sebagian masyarakat. Ia menyebut dana khusus bahan makanan ditetapkan sebesar Rp8.000 per porsi untuk balita hingga siswa kelas 3 SD, dan Rp10.000 per porsi bagi siswa kelas 4 SD ke atas hingga ibu menyusui.

“Jadi, kami ingatkan kembali anggaran bahan makanan untuk balita/PAUD/TK/RA serta SD/MI kelas 1-3 itu sebesar Rp8.000 per porsi. Sementara, untuk SD/MI kelas 4 ke atas hingga ibu menyusui, anggaran bahan makanan sebesar Rp10.000 per porsi,” ujar Nanik dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga:Gempa Hari Ini Guncang Majalengka Saat Sahur, 14 Desa Sempat Bergetar, Ini Penjelasan BMKGProgram MBG di Persimpangan: Ambisi Besar, Keluhan Menjamur dari Cirebon Timur

Ia menjelaskan, angka Rp13.000 hingga Rp15.000 yang selama ini beredar bukan semata-mata untuk membeli bahan makanan dalam menu MBG Ramadan. Sebagian dana tersebut dialokasikan untuk kebutuhan operasional program serta insentif bagi yayasan atau mitra pelaksana di lapangan. Dengan demikian, komponen biaya dalam program MBG mencakup lebih dari sekadar isi piring penerima manfaat.

Menurut Nanik, terdapat alokasi sekitar Rp3.000 per porsi untuk operasional. Dana ini digunakan untuk membayar listrik, air, gas, internet, insentif relawan SPPG, insentif guru penanggung jawab, biaya kendaraan distribusi, pembayaran BPJS Ketenagakerjaan relawan, hingga kebutuhan kebersihan dan alat pelindung diri. Termasuk pula biaya bahan bakar kendaraan operasional MBG serta dukungan untuk kepala SPPG dan timnya.

Selain itu, ada tambahan sekitar Rp2.000 per porsi yang diperuntukkan bagi sewa lahan dan bangunan, termasuk dapur produksi, gudang, kamar mes, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sistem filtrasi air, serta penyewaan peralatan masak modern seperti steam rice, kompor, kulkas, chiller, freezer, hingga ompreng. Dalam petunjuk teknis terbaru nomor 401.1, komponen ini dikategorikan sebagai insentif fasilitas SPPG yang disediakan mitra dengan asumsi satu SPPG melayani 3.000 penerima manfaat per hari.

0 Komentar