CIREBON – SMP Negeri 1 Babakan sukses menggelar panggung kreativitas bertajuk “Pagelaran Perhelatan Seni” (PAPERS) pada Sabtu (31/1/2026). Bertempat di lapangan basket sekolah, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini menjadi ajang unjuk bakat ratusan siswa kelas IX.
Sebanyak 11 kelas terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari ujian praktik produksi karya seni mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBDP). Dalam pentas tersebut, setiap kelas menampilkan empat pilar seni, yakni tari tradisional, modeling, modern dance, dan seni musik.
Pagelaran ini terselenggara berkat kolaborasi sekolah dengan sejumlah vendor serta dukungan pihak sponsor, sehingga acara berjalan meriah dan tertata.
Baca Juga:Pemerintah Beri Diskon 50 Persen Iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk Para Ojol, Kurir, dan Sopir
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Guru Seni SMPN 1 Babakan, Deden Jafar Sidik, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang konsisten digelar.
“Pagelaran Perhelatan Seni ini sudah menjadi agenda rutin sekolah. Even kali ini merupakan pelaksanaan tahun ke-12 sebagai ujian praktik siswa kelas IX pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya,” ujarnya.
Pada tahun ini, pihak sekolah secara khusus mengangkat tema seni budaya lokal sebagai upaya memperkuat identitas Cirebon Timur.
“Tema kali ini lebih menonjolkan seni budaya lokal, khususnya tarian tradisional. Di Cirebon Timur sendiri banyak sanggar tari yang diminati anak-anak muda. Ini tentu menjadi potensi positif dalam upaya pelestarian budaya lokal. Dari antusiasme itulah tari tradisional kami jadikan primadona dalam pagelaran seni ini,” tambahnya.
Meski perkembangan seni modern terus diminati generasi muda, sekolah tetap memberikan arahan agar siswa tidak melupakan akar budaya Nusantara.
“Di tengah arus modernisasi, seni modern seperti band dan dance memang diminati siswa. Namun sebagai guru seni, saya tetap mengarahkan agar mereka juga mendalami tari tradisional, sehingga kebudayaan Nusantara tetap terjaga dari gempuran budaya luar,” kata Deden.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap siswa tidak hanya tampil, tetapi juga memahami nilai dan makna budaya yang diwariskan leluhur.
Baca Juga:Deretan Ponsel Terbaru 2026: Inovasi Layar Lipat, Kamera AI, hingga Baterai JumboPuluhan Ikan Dewa di Kuningan Tiba-tiba Mati, Diskanak Ungkap Penyebab Sementara
“Harapan kami, pagelaran seni ini mampu menumbuhkan kecintaan siswa terhadap seni budaya Nusantara, agar warisan budaya bangsa tetap lestari,” pungkasnya.
