Senada dengan itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon Ruri Tri Lesmana menekankan bahwa persoalan banjir tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Salah satu penyebab utama banjir adalah tersumbatnya saluran drainase, yang kerap terjadi akibat aktivitas warga sendiri.
“Warga harus mulai bergerak. Masyarakat juga harus terlibat mengawasi lingkungannya, jangan sampai ada lagi bangunan liar di bantaran sungai,” ujarnya.Musbangkel Harjamukti pun menjadi penanda bahwa penanganan banjir bukan hanya soal anggaran dan proyek fisik, melainkan juga soal kesadaran kolektif. Antara kebijakan, pengawasan, dan peran aktif warga, Harjamukti tengah mencari jalan keluar agar banjir tak lagi menjadi cerita tahunan. (jay/adv)
