CIREBON – Hasil laboratorium pasien suspect virus corona di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon, SH (44) sudah keluar. Positif? Atau negatifkah? Ini hasilnya…
“Hasilnya negatif. SH sejauh ini kondisinya membaik setelah beberapa hari dirawat di ruang isolasi RSUD Waled,” ujar Direktur RSUD Waled, dr Budi Setiawan Soenjaya MM, Minggu (2/2/2020).
Atas konfirmasi resmi dari hasil pemeriksaan Balitbangkes tersebut, Budi berharap, masyarakat Kabupaten Cirebon tak perlu panik lagi.
Baca Juga:Pencabulan Bocah 5 Tahun di Gebang: Istri Pelaku Lapor ke Ortu Korban, Polisi Nunggu Hasil VisumGudang Perusahaan Mobil di Karawang Timur Tabrak Aturan, John Oniel: Ini Tak Bisa Dibiarkan!
Sekedar mengulas, SH, warga salah satu desa di Kecamatan Waled menjalani pengobatan di RSUD Waled atas rujukan Klinik Swasta pada Senin, 27 Januari 2020.
SH didiagnosa memiliki keluhan infeksi saluran pernafasan atas akut, SH menunjukkan gejala mirip virus corona seperti batuk, demam dan nyeri tenggorokan.
Kecurigaan juga diperkuat dengan riwayat sempat mengunjungi Taiwan, negara yg terdeteksi virus corona. SH baru pulang dari Taiwan pada 15 Januari, usai mengikuti kegiatan National Sales Conference selama 12 hari di Taipei–Taiwan.
Tim dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Jakarta pada Selasa, 28 Januari mengambil spesimen darah dan swab dari hidung dan tenggorokan utk diperiksa di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes RI.
Setelah hari ketiga mendapat perawatan intensif, kondisi pasien menunjukkan progres perbaikan. Pasien sudah tidak mengeluhkan adanya demam, nyeri menelan dan sesak.
Meski begitu, pihak RSUD Waled Kabupaten Cirebon masih mengawasi pasien di ruang isolasi karena menunggu hasil laboratorium dari Balitbangkes. (crd)
