CIREBON – Gelombang rotasi dan mutasi besar-besaran kembali mengguncang lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, secara resmi merombak struktur birokrasi yang menyasar puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) lintas level, mulai dari eselon IV hingga posisi puncak eselon II, pada Senin (4/5/2026).
Langkah strategis ini sebenarnya sudah terendus sejak sepekan terakhir. Isu perombakan jabatan menjadi buah bibir di lorong-lorong balai kota, terutama saat undangan pelantikan mulai tersebar bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei lalu. Puncaknya, mutasi kali ini membawa perubahan signifikan pada posisi “Panglima ASN” di Kota Udang.
Iing Daiman Nahkodai Sekretariat Daerah
Kejutan terbesar muncul pada pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda). Iing Daiman, yang sebelumnya dikenal sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP), secara resmi dilantik menjadi Sekda definitif. Ia menggantikan Edi Siswoyo yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekda selama kurang dari satu bulan.
Baca Juga:Wajah Baru Kesejahteraan Kabupaten Cirebon: Laju Penduduk Terkendali, Indeks Pembangunan MelejitDukung Budaya Hemat Energi, DPRD Kota Cirebon Dorong Revitalisasi Jalur Sepeda Jalan Siliwangi
Naiknya Iing Daiman menciptakan “efek domino” pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menariknya, kursi Kepala DKUKMPP yang ditinggalkannya hingga kini masih dibiarkan kosong dan kabarnya baru akan diisi pada gelombang mutasi tahap berikutnya.
Wali Kota Effendi Edo juga melakukan pergeseran pada sejumlah kepala dinas strategis. Mastara, yang sebelumnya menjabat Kepala BPKPD, kini dipercaya menakhodai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Posisi Mastara di BPKPD digantikan oleh Mohammad Arif Kurniawan. Sementara itu, Gunawan bergeser menjadi Kepala Dinas Perhubungan, dan Ma’ruf Nuryasa berpindah tugas dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) ke Dinas Tenaga Kerja.
Promosi Jabatan dan Wajah Baru di Eselon II
Selain rotasi, mutasi kali ini menjadi panggung promosi bagi sejumlah pejabat berprestasi. Nama Andi Riskiyanto mencuat setelah dipromosikan dari Kepala Bidang di DLH menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Langkah serupa dialami Fina Amalia Purwantini yang naik kelas dari Sekretaris DLH menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup definitif.
Promosi lainnya diberikan kepada Andi Wibowo yang kini menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta TB Maulana Hidayat yang dipercaya memimpin DKIS setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala ULP. Di sisi lain, jabatan Kepala DPMPTSP yang sempat diprediksi akan diisi oleh Icip Supriyadi—peraih nilai tertinggi uji kompetensi—justru urung terisi secara definitif dan sementara akan dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
