Kemenaker Gelontorkan Anggaran Rp10 Miliar, 2.000 Warga Kabupaten Cirebon Siap Ikuti Pelatihan Vokasi Gratis

Kemenaker Gelontorkan Anggaran Rp10 Miliar, 2.000 Warga Kabupaten Cirebon Siap Ikuti Pelatihan Vokasi Gratis
Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D membuka Pelatihan Vokasi Nasional Wilayah Cirebon Tahun 2026, Jumat (6/11/2026)
0 Komentar

CIREBON — Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) mengambil langkah strategi yang masif dalam menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya saing tenaga kerja daerah. Melalui alokasi anggaran fantastis bernilai kurang lebih Rp10 miliar, Kemenaker resmi menyiapkan program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 yang menyasar sebanyak 2.000 kuota bagi masyarakat di Kabupaten Cirebon.

Program pelatihan keterampilan berskala besar ini dibuka langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, ST, MT, Ph.D., dalam acara peluncuran resmi yang dipusatkan di wilayah Cirebon pada Jumat (6/11/2026). Kehadiran program ini disambut antusias oleh masyarakat, mengingat kesempatan peningkatan skill profesional kini dapat diakses secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Rincian Anggaran dan Fasilitas Komprehensif Peserta

Dalam keterangannya, Menaker Prof. Yassierli merasa bahwa nilai bantuan untuk setiap peserta pelatihan berkisar antara Rp3 juta hingga Rp7 juta, tergantung pada jenis kejuruan yang diambil. Jika dikalkulasikan secara rata-rata bernilai Rp5 juta per peserta untuk total kuota 2.000 orang, maka total kucuran dana pusat yang diserap untuk masyarakat Kabupaten Cirebon mencapai kisaran Rp10 miliar.

Baca Juga:Ekonomi Jabar Triwulan III 2026 Tumbuh 5,89 persen, Lebih Tinggi Dibandingkan NasionalKemenag Kabupaten Cirebon Pangkas Birokrasi Berbelit, Urus Layanan Administrasi Kini Cukup Lewat QR-KDR

“Jadi hari ini hadir 300 orang sebagai perwakilan dari total 2.000 paket atau kuota pelatihan untuk masyarakat Kabupaten Cirebon. Biaya pelatihannya berkisar Rp3 juta sampai Rp7 juta. Kalau dirata-ratakan Rp5 juta, berarti total bantuan dari Kemenaker bernilai kurang lebih Rp10 miliar,” ungkap Prof. Yassierli di hadapan ratusan peserta dan tamu undangan.

Tidak hanya menggratiskan biaya pendidikan keterampilan, Kemenaker juga membekali para peserta dengan berbagai fasilitas penunjang yang memadai. Setiap peserta mendapatkan dukungan uang transportasi, fasilitas makan siang, perlindungan asuransi, bimbingan langsung dari instruktur profesional dan berpengalaman, hingga penyediaan sarana pembelajaran yang representatif sesuai standar industri modern.

Pilihan 32 Kejuruan Sesuai Kebutuhan Pasar Kerja

Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 ini menawarkan variasi kejuruan yang sangat luas dan variatif, yakni mencakup hingga 32 bidang kejuruan. Mulai dari kejuruan praktis seperti reparasi AC, tata boga (pembuatan kue), seni menjahit, otomotif, perbengkelan, permesinan, hingga keahlian di bidang perhotelan dan sektor jasa lainnya.

0 Komentar