Durasi penyelenggaraan pelatihan dirancang fleksibel menyesuaikan tingkat kerumitan bidang kejuruan yang dipilih, mulai dari program singkat selama lima hari, dua minggu, hingga satu bulan penuh. Kebijakan inklusif ini juga menegaskan bahwa program vokasi terbuka secara merata bagi seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas yang ingin membangun kemandirian ekonomi serta merintis wirausaha baru di daerah. (dbs/merah)
Kemenaker Gelontorkan Anggaran Rp10 Miliar, 2.000 Warga Kabupaten Cirebon Siap Ikuti Pelatihan Vokasi Gratis
